Waktu Wukuf Yang Benar Adalah

Waktu Wukuf Yang Benar Adalah? Ini Penjelasannya!

Memahami waktu Wukuf yang benar adalah penting untuk semua jamaah haji. Pasalnya ibadah ini masuk ke dalam rukun haji yang tidak boleh ditinggalkan. Karena Wukuf adalah serangkaian ritual di dalam ibadah haji yang memiliki hukum wajib. Apabila seorang jamaah tidak melakukannya, maka ibadah haji yang sedang dilaksanakan akan dinilai tidak sah.

Oleh karena itu, untuk menyempurnakan rukun Islam yang kelima, jamaah tidak boleh meninggalkan ibadah Wukuf. Melaksanakan ritual ini tidak hanya sebatas memenuhi perintah-Nya saja. 

Namun juga sebagai salah satu pengalaman spiritualitas yang tinggi. Simak penjelasan di bawah ini untuk mendapatkan bekal pengetahuan yang lebih banyak. 

Apa Yang Dimaksud Wukuf?

Mengetahui waktu Wukuf yang benar adalah hal yang penting, namun kami akan memulainya terlebih dahulu dengan penjelasan yang paling dasar. Karena sebagai jamaah haji, Anda harus memiliki bekal pengetahuan yang cukup agar juga bisa berbagi informasi dengan para jamaah lainnya. 

Untuk Anda ketahui, Wukuf adalah berdiam diri di Padang Arafah. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, Wukuf memiliki arti “berhenti”. 

Namun ketika para jamaah haji melakukan rukun haji wukuf, mereka tidak hanya berdiam diri saja, namun juga menginap di Padang Arafah. Pelaksanaan wajib melakukan wukuf ini menjadi keutamaan di dalam ibadah haji. 

Maka dari itu, jamaah haji dilarang melewatkan Wukuf karena bisa menyebabkan ibadah haji yang sedang dijalankan menjadi tidak sah. 

Terlebih, ibadah haji memiliki filosofinya sendiri yang terdiri dari 3 kata, yakni Wukuf, Zawal, dan Arafah. Wukuf diibaratkan sebagai tekad untuk menghilangkan kejelekan yang ada di hati, pikiran, dan perbuatan. 

Zawal diibaratkan sebagai perubahan terang ke gelap. Sedangkan untuk Arafah adalah menyadari dengan seksama bahwa tujuan hidup yaitu akhirat. 

Baca Juga: Manfaat Teh Hijau

Waktu Wukuf Yang Benar Adalah? Berikut Penjelasannya!

Setelah memahami maknanya, sekarang mari kita belajar sama-sama kapan ibadah tersebut dilakukan. Pelaksanaan waktu wukuf yang benar adalah dari tanggal 9 Dzulhijjah dan dimulai sejak tengah hari di mana matahari baru saja bergeser. Ritual ini pun dilaksanakan di Padang Arafah, di mana menjadi tempat berkumpulnya seluruh jamaah haji. 

Nantinya, Anda akan bertemu dengan umat muslim dari berbagai penjuru dunia dengan latar belakang yang berbeda, datang ke Arafah untuk mencari ridho-Nya. 

Di hari H Wukuf juga, Allah dan para malaikatnya akan menjadi saksi dari berkumpulnya seluruh jamaah untuk melaksanakan kewajiban ibadah ini. Dengan kata lain, ini adalah hari yang paling istimewa. Kami merekomendasikan Anda untuk memahami juga perbedaan haji dan umroh.

Tata Cara Melakukan Wukuf di Padang Arafah

Setelah mengetahui penjelasan dan waktu Wukuf yang benar adalah penting, Anda juga perlu memahami tata cara dari pelaksanaan ibadah ini. Karena hukumnya wajib, jadi Anda harus paham bagaimana cara melakukannya saat ibadah haji berlangsung nantinya. Berikut 7 tata cara Wukuf yang harus dilakukan oleh para jamaah.

  • Ritual Wukuf pertama kali dilakukan dengan mendengarkan khutbah Wukuf
  • Lalu, seluruh jamaah haji harus melakukan sholat Jama’ Taqdim yang maksudnya adalah menjamak atau mengumpulkan dua sholat sekaligus, yaitu sholat Dzuhur dan Ashar
  • Terdapat 2 opsi pada pelaksanaan Wukuf. Pertama, jamaah harus memperbanyak dzikir dan memohon ampun kepada Allah SWT. Kedua, baca doa-doa yang disunnahkan oleh Nabi SAW. Beberapa dzikir yang biasanya dilafadzkan jamaah adalah Tahmid, Takbir, dan Talbiyah. Sementara itu, doa-doa yang bisa dibaca seperti doa sapu jagad, doa pengungkapan dosa, doa bertaubat,, dan doa supaya selalu istiqomah
  • Wukuf boleh dilakukan pada kondisi tertentu. Misalnya untuk jamaah wanita yang sedang nifas atau menstruasi, tetap boleh melakukann Wukuf di Padang Arafah
  • Tidak ada larangan untuk jamaah yang memiliki hadast besar dan kecil untuk tidak melakukan rukun haji yang satu ini
  • Apabila ada seorang jamaah haji yang mengalami kondisi sakit, maka boleh mensariwukufkan ibadah ini dan didampingi oleh petugas yang ada.

Hal-Hal Yang Dilarang Saat Wukuf

Untuk melakukan ibadah Wukuf di Padang Arafah, terdapat beberapa hal yang bisa mengurangi nilai-nilai atau amalan ibadah ini. Adapun hal sadar atau tidak sadar yang mungkin dilakukan. Baiknya, hindari beberapa hal di bawah ini:

  • Jamaah tidak boleh melakukan Wukuf di luar Padang Arafah karena ibadah ini wajib dilakukan di tempat yang sudah menjadi aturan yang ditetapkan
  • Kewajiban Wukuf, para jamaah tidak boleh meninggalkan Padang Arafah sebelum matahari terbenam. Bagi jamaah yang meninggalkan tempat tersebut sebelum waktu yang sudah ditentukan, maka rukun haji yang dilaksanakan akan menjadi tidak sah
  • Tujuan dari Wukuf adalah benar-benar untuk beribadah kepada Allah SWT. Maka dari it, sebaiknya jamaah tidak berjalan-jalan, belanja, foto, mendaki Jabal Rahmah, dan wajib menahan diri dari hal-hal yang membuat ibadah dikesampingkan
  • Tidak boleh membelakangi kiblat, dan harus menghadap Jabal Rahmah ketika memanjatkan doa-doa
  • Hindari lebih banyak menghabiskan waktu tidur dan maksimalkan lah mengucap dzikir dan doa

Akhir Kata

Baiklah, waktu Wukuf yang benar adalah di tanggal 9 Dzulhijjah, mulai dari siang hari sampai matahari terbenam. Bagi Anda yang ingin melangsungkan ibadah haji dan umroh, bisa menghubungi jasa Travel Umroh Sunnah yang suda memiliki jadwal keberangkatan pasti. 

Comments (

0

)