Tempat Bersejarah di Maluku yang Simpan Banyak Cerita

Tempat Bersejarah di Maluku yang Simpan Banyak Cerita

Maluku dalam catatan sejarah Bangsa Indonesia bukanlah hal yang sepele. Daerah ini merupakan kawasan yang menjadi incaran bangsa asing di masa lalu karena kekayaan rempah-rempahnya. Dengan banyaknya penguasaan Maluku di masa lampau, kemudian banyak tempat bersejarah muncul di sana.

Kekayaan alam Maluku memang tidak bisa diragukan lagi. Bangsa asing yang rela jauh datang ke pulau-pulau ini mengincar Pala dan berbagai jenis rempah lain. Kebutuhan rempah sangat dibutuhkan, khususnya di Eropa. 

Penguasaan Portugis yang kemudian disusul oleh Belanda dalam waktu yang lama membuat Maluku terjajah sangat lama. Masyarakat saat itu berupaya untuk mengusir mereka dari tanah kelahirannya dengan berbagai perjuangan. Salah satunya adalah perang.

Maka, jika datang ke sini akan banyak ditemukan banyak tempat bersejarah di Maluku seperti benteng dan museum yang memiliki banyak cerita. Apa saja itu?

Benteng Amsterdam Peninggalan VOC

Tempat Bersejarah di Maluku yang Simpan Banyak Cerita

Jika kamu menyukai wisata sejarah, maka datang ke Benteng Amsterdam adalah pilihan yang tepat. Di sini, kamu akan melihat peninggalan dari VOC yang pernah berkuasa di daerah Maluku. Kamu akan mendapat banyak informasi baru mengenai pendudukan VOC yang menguasai pasar rempah di masa lalu. 

Benteng yang sangat terkenal ini menurut catatan sejarah dibangun pada tahun 1512 oleh kelompok perdagangan Portugis. Setelah Maluku jatuh ke tangan Belanda, pembangunan benteng kemudian dilanjutkan pada 1637.

Pembangunan ini dipimpin oleh Gubernur Jenderal Jaan Ottens. Tak membutuhkan waktu lama, di tahun 1642 ada pembangunan besar berupa penambahan dan perluasan benteng. Pembangunan benteng ini selesai pada tahun 1656 yang saat itu dipimpin oleh Arnold De Vlaming Van Ouds Hoorn. Selanjutnya digunakan oleh VOC untuk operasional.

Tempat bersejarah di Maluku ini bisa diakses dengan mudah. Jaraknya dari Kota Ambon kurang lebih 42 km saja. Lokasi Benteng Amsterdam berada di perbatasan antara Negeri Keitetu dan Negeri Hila, berada di Kecamatan Leihitu, Maluku Tengah.

Baca juga: Mengenal Cerita Jenaka Lengkap Dengan Ciri dan Contohnya

Benteng Ferangi, Pusat Pemerintahan Portugis

Benteng lain yang terkenal di Maluku adalah Benteng Ferangi. Benteng ini disebut sebagai bangunan yang menjadi pusat pemerintahan Portugis dulu ketika masih menjajah. Bangunan yang cukup tua ini pertama kali dibangun pada tahun 1575.

Karena bangunan ini dipakai untuk kegiatan pemerintahan Portugis dan memiliki bentuk mirip benteng di Eropa, ada pula yang menyebutnya sebagai Benteng Victoria dan Benteng Kota Laha.

Benteng ini juga difungsikan untuk menyimpan berbagai jenis rempah-rempah sebelum dijual ke Portugis. Setelah Portugis kalah dari Belanda, bangunan ini kemudian dikuasai oleh Belanda mulai tahun 1605.

Sekarang benteng ini menjadi tempat bersejarah yang sangat bermanfaat untuk kegiatan wisata sejarah. Wisatawan tidak hanya disuguhi benteng dan kisahnya, tetapi juga pemandangan alam di sekitarnya yang masih asri. Benteng ini juga sering menjadi berita Maluku tentang bagaimana sejarah terbentuknya Kota Ambon lho.

Taman Makam Persemakmuran Ambon

Mendengar istilah persemakmuran biasanya akan langsung teringat pada bekas jajahan Inggris, tetapi bukan itu lho maksudnya. Taman makan ini disebut juga dengan Ambon War Cemetery

Taman makam ini diperkirakan digunakan untuk menguburkan kurang lebih 3000 pasukan sekutu ketika kalah melawan Jepang. Maka, setiap tanggal 10 September, akan ada pelayat yang merupakan keluarga mereka datang ke mari untuk memperingati kematiannya.

Di tanggal 25 April, di sini juga menjadi tempat untuk memperingati AZNAC day. Keluarga yang turut merayakan AZNAC Day ini biasanya datang dari Negara Australia dan Selandia Baru. Dalam sejarah perang dunia, tentara AZNAC merupakan tentara khusus di sekutu yang berasal dari dua negera tersebut.

Taman Pattimura yang Legendaris.

Ketika datang ke Maluku, tidak lengkap jika tidak mengunjungi tempat bersejarah satu ini. Taman Pattimura menjadi salah satu tempat yang harus dikunjungi ketika ingin wisata sejarah. Taman ini memang identic dengan pahlawan dari Maluku, yaitu Thomas Matulessy atau Kapitan Pattimura.

Ia adalah pahlawan yang gigih berperang mengusir penjajah dari tanah Maluku. Ia juga merupakan tokoh penting dalam perebutan Benteng Duurstede ketika melawan kolonial.

Benteng ini dikenal sebagai benteng pusat pemerintahan Hindia Belanda yang menguasai wilayah Indonesia Timur. Maka, dengan menguasai benteng ini bisa menaklukan seluruh wilayah Indonesia Timur. Tetapi, aksi ini gagal.

Pattimura justru dihukum gantung oleh pemerintah Hindia Belanda pada 16 Desember 1817. Oleh karena itu, dibangunlah taman Pattimura untuk mengenang jasanya.

Di taman ini ada patung Pattimura dan menjadi pusat bermain maupun kegiatan anak muda lainnya. Ketika jalan-jalan ke Ambon, jangan lupa untuk mampir dan mengenang perjuangan PAttimura melalui taman ini

Beberapa pilihan tempat bersejarah lainnya yang bisa dikunjungi ketika ke Maluku antara lain Benteng Duurstede, Monumen Martha Christina Tiahahu, Museum Siwalima Ambon. Selain itu, ada pula Gong Perdamaian Dunia Ambon, Benteng Nasau Banda, Benteng Victoria, dan Masjid Wapauwe. Tertarik untuk mengunjunginya?