MPU Aceh Terbitkan 100 Stiker Fatwa Haram Judi Online dan Bermain PUBG

MPU Aceh Terbitkan 100 Stiker Fatwa Haram Judi Online dan Bermain PUBG

Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengeluarkan 100 stiker yang berisikan fatwa haram memainkan game judi online dan PUBG. 100 Stiker tersebut direncanakan akan ditempelkan ke sejumlah warung kopi yang ada di Aceh.

DIlansir dari ACEHKINI di halaman kumparan, terdapat 2 macam fatwa yang diterbitkan oleh MPU Aceh, yakni Fatwa Nomor 1 Tahun 2016 tentang judi online dan juga Fatwa Nomor 3 tahun 2019 tentang PUBG. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua MPU Aceh, Teungku Faisal Ali dalam suatu kesempatan wawancara (05/12/2020).

Teungku Faisal Ali juga kembali tegas menyebutkan bahwa segala jenis perjudian melalui internet dan media sosial adalah haram hukumnya.

“Judi online adalah permainan yang memasang taruhan uang atau bentuk lain, melalui media internet dan media sosial hukumnya adalah haram”, tegas Teungku Faisal Ali kepada media.

situs judi online

Menurut informasi yang dirilis oleh ACEHKINI, dua macam stiker fatwa tersebut telah diserahkan kepada sejumlah ormas untuk selanjutnya ditempelkan di sejumlah warung kopi yang ada di Aceh. Stiker Fatwa itu sendiri telah diserahkan secara simbolik kepada ketua Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh.

Dalam acara penyerahan stiker Fatwa tersebut secara simbolis, juga tampak hadir ormas Gerakan Pemuda Syariat Islam (GPSI), Majelis Pariwisata Aceh (MPA), Masyarakat Informasi dan Teknologi (MIT) Aceh dan juga Indonesia Islamic Business Forum (IIBF).

Teungku Faisal Ali juga kembali menjelaskan bahwa stiker Fatwa yang akan ditempel di sejumlah warung kopi tersebut, saat ini hanya dicetak sebanyak 100 lembar. Namun ia mengungkap bahwa pihaknya akan kembali mencepat stiker fatwa tersebut dengan jumlah yang lebih banyak di tahun 2021 mendatang.

“Jadi pada hari ini tidak banyak yang bisa kita lakukan, hanya 100 lembar. Mudah-mudahan ini awal, kalau ini kita lihat efektif dan memberi manfaat yang besar, di tahun 2021 akan bisa kita perbanyak kembali”, jelasnya Teungku Faisal Ali dilansir oleh ACEHKINI di halaman kumparan.

Fatwa larangan bermain game judi online yang dikeluarkan oleh MPU Aceh ini sendiri bukan hanya berlaku untuk game-game mobile bertema perjudian. Namun fatwa ini juga berlaku untuk situs-situs perjudian online yang saat ini semakin marak, seperti situs poker online, togel online dan berbagai permainan kasino.