Main Judi Online di Tengah Covid-19, Tiga Pemuda Diringkus Polisi

Main Judi Online di Tengah Covid-19, Tiga Pemuda Diringkus Polisi

Pihak kepolisian berhasil meringkus tiga pelaku JS (38), BU (28) warga Kecamatan Singaparna dan AS (34) warga Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya. Mereka diamankan oleh polisi karena sedang asyik bermain judi poker online di salah satu warung internet (warnet) di Kecamatan Singaparna.

Ketiganya berhasil ditangkap ketika pihak kepolisian sedang mengadakan razia di tempat umum terkait covid-19. Saat itu, pihak kepolisian sedang memberikan imbauan ke warnet untuk tidak berkerumun di tengah penyebaran wabah Covid-19 di wilayah Singaparna. 

Ketika menyisir bilik warnet, mereka kedapatan sedang bermain judi online. Cara pelaku bermain judi, terang Hendria, dengan melakukan transaksi terlebih dahulu di ATM salah satu bank. Setelah deposit baru mereka bermain secara online di warnet. 

situs judi online
ilustrasi

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Siswo De Cuellar Tarigan menjelaskan bahwa modus pelaku bermain judi semata-mata untuk mendapatkan keuntungan dan sebagai mata pencaharian. 

Akibat perbuatannya ini, mereka dijerat pasal 303 ayat 1 ke 3e KUHPidana tentang barang siapa turun bermain judi sebagai pencaharian dihukum penjara selama-lamanya 10 tahun. Barang bukti yang diamankan adalah dua ATM dan dua set PC komputer. Para pelaku rata-rata bermain judi dengan modal uang ratusan ribu. Dengan taruhan pada bandar judi online.

Sumber: www.ayotasik.com