Kepolisian Riau Bongkar Praktik Judi

Kepolisian Riau Bongkar Praktik Judi di Warung PT SJI, 5 Pelaku Berhasil Diamankan!

Penggerebekan praktik perjudian di Riau kembali berhasil dilakukan. Kali ini, Personel Polsek Kunto Darussalam, Riau berhasil melakukan penggerebekan di sebuah warung yang berlokasi di perumahan Divisi IV PT SJI Kelurahan Kota Lama.

Melansir informasi dari halaman Riauterkini, disebutkan bahwa penggerebekan tersebut dilakukan pada hari Jumat lalu (15/1/2021) sekitar pukul 00.10 WIB. Dari penggerebekan tersebut, petugas kepolisian berhasil mengamankan lima pria yang diduga kuat melakukan perjudian jenis kartu qiu-qiu (QQ).

Berdasarkan pada laporan yang dikeluarkan pihak kepolisian Kunto Darussalam Riau bernomo LP.A/09/I/2021/Riau/Res Rohul/Sek Kunto Ds, kelima pelaku yang tertangkap masing-masing berinisial RD (45 tahun), R (42 tahun), AYB (26 tahun), AN (27 tahun) dan HA (32 tahun).

Baca Juga: Pemain Judi Togel Jenis Hongkong di Kotamobagu Ditangkap Polisi

Kepolisian Riau Bongkar Praktik Judi

Dari penggerebekan praktik perjudian di PT SJI tersebut, petugas kepolisian juga turut mengamankan sejumlah barang bukti kejahatan yang meliputi empat kotak kartu kabuki Domino, dua set kartu kabuki domino yang telah digunakan untuk berjudi dan juga uang tunai sebesar Rp. 190 ribu.

Saat ini, para pelaku dan juga barang bukti terkait sendiri telah diamankan ke Polsek Kunto Darussalam Riau untuk diselidiki lebih lanjut. Hal tersebut dibenarkan oleh AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat melalui Ipda Refly Harahap pada kesempatan wawancara pada hari jumat lalu (15/1/2021).

“Kelima terduga pelaku dan barang bukti sudah dibawa ke Polsek Kunto Darussalam untuk diproses hukum”, jelas Ipda Refly Harahap.

Terkait dengan hukuman yang akan dikenakan kepada kelima pelaku perjudian. Hingga saat ini, pihak kepolisian belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait hal tersebut. Namun jika didasarkan pada KUHP, kelima pelaku dapat dikenakan pasal 303 bis ayat 1 dengan hukuman penjara maksimal empat tahun penjara atau pidana denda paling banyak Rp. 10 juta.

Bicara tentang kasus perjudian di Riau sendiri, angka perjudian di Riau memang masih cukup tinggi. Namun pihak kepolisian Riau berkomitmen untuk terus melanjutkan pemberantasan praktik perjudian tersebut. Tidak sekedar praktik judi di tempat, namun juga praktik perjudian berbasis online seperti poker, slot dan permainan casino online lainnya.