Judi Membuat Anda Mencuri 8 Hal Ini

udi Membuat Anda Mencuri 8 Hal Ini

Judi adalah sebuah kegiatan atau permainan dengan menggunakan taruhan. Taruhan itu bisa berupa  uang, barang,  jasa, dan lain sebagainya.

Tentu saja, kita tahu bersama taruhan adalah suatu hal yang dilarang oleh negara dan juga diharamkan oleh agama apapun.

Berbagai bentuk judi bisa kita temukan dalam kehidupan kita setiap hari-hari. Pada masyarakat pedesaan kita sering menjumpai perjudian. Mulai dari sabung ayam, main kartu dengan menggunakan uang taruhan, sampai bertaruh untuk sebuag pertandingan bola.

Sebaliknya, kita sering menjumpai judi modern di kota-kota besar. Antaranya berjudi lewat internet atau sering disebut judi online.

Judi online ini biasanya disediakan oleh situs-situs dalam internet. Siapapun kita bisa ikut bermain dengan membuka alamat situsnya. dan untuk menggunakannya tentu saja dengan menggunakan jaringan internet.  

Bentuk-bentuk permaian online yang ditawarkanpun bervariasi dan dengan nama yang unik. Sebut saja live draw HK, baccarat, poker, QQ dan lain sebagainya.

8 Macam Pencurian Yang Dilakukan Seorang Penjudi

Selain agama Islam, agama Kristen juga mengharamkan perjudian dalam bentuk apapun. Menurut pandangan Kristen, dengan berjudi  orang sebenarnya sudah mencuri karunia dan berkat Allah dari dirinya sendiri dan dari orang lain. Apa saja itu?

1) Pencurian jatah sandang pangan papan.

Dengan melakukan perjudian, seseorang sudah mencuri  jatah makan dan minum anak dan istrinya. Dengan demikian, penjudi tidak memikirikan apakah anak dan istri sudah makan atau belum. Baginya, nomor satau adalah dia harus terus berjudi.

2) Pencurian biaya kesehatan.

Dengan berjudi seseorang tanpa sadar sudah mencuri jatah biaya kesehatan diri, kesehatan anak dan istri.

3) Pencurian uang sekolah anak. Dengan berjudi, seseorang  tanpa sadar mencuri uang sekolah anaknya. Terkadang biaya sekolah anak harus dia gunakan untuk melakukan perjudian

4) Pencurian waktu tidur dan istirahat diri sendiri

Gara-gara berjudi, orang tega melek/tahan mata berjam-jam atau berhari-hari sehingga tidak peduli akan kesehatannya.  

5) Pencurian terhadap jatah tubuh.

Tubuh memerlukan waktu untuk beristirahat demi menjaga metabolisme. Kalau sudah berjudi, seseorang bisa lupa untuk makan, minum atau bahkan untuk buang air. Hal ini tentu akan metabolisme tubuh.

Hal ini mengakibatkan ketegangan pada metabolisme tubuhnya sendiri. Bisa saja terjadi dehidrasi, kekurangan darah, hipertensi,. Dan hal ini kaan memicu berbagai penyakit datang dnegan mudah.

6) Pencurian waktu untuk berkasih sayang dengan keluarga. Suami yang berjudi bisa mengabaikan kasih sayang dan cintanya kepada keluarga. Dia lupa memberi waktu yang berkualitas bagi istri dan

7) Pencurian waktu buat beribadah. Kalau dia beragama Islam,mungkin saja dia akan melewatkan waktunya untuk  sholat 5 waktu dalam sehari

8) Pencurian waktu emas dari dirinya sendri. Kesempatan emas itu antara lain kesempatan untuk membangun diri dan merebut setiap kesempatan baik yang datang dalam hidupnya. Kesempatan emas untuk bekerja membangun diri, baik sebagai pribadi beragama atau pribadi dalam masyarakat.

Berhentilah Mencuri!

Dalam berjudi, jiwa manusia akan tumbuh menjadi buas dan serakah. Jiwanya akan dipenuhi oleh hawa nafsu keinginan mencari kemenangan. Dan dalam mengejar  target keuntungan materi , baiasanya penjudi mengesampingkan rasa bersalah.

Kelekatan hati pada judi menuntun jiwa kita pada kecenderungan yang tidak baik. Kita menuntut, memaksakan kehendak, mencari sesuatu, mengejar sesuatu. Semua dilakuakn dengan penuh rasa  bersaing, selalu protes, dan memberontak. Semua itu bermuara pada kekerasan dan penderitaan.

Jiwanya menjadi tumpul dan tidak peka terhadap apapun.Semoga kita tidak termasuk golongan orang-orang yang seperti itu.